RSS

10 Kesalahan yang pasti muncul dalam TOEFL

19 Mar

Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah
cek 10 Kesalahan yang PASTI MUNCUL dalam TOEFL lalu KALAHKAN MEREKA!!!

Cek Subyek dan Predikat (apakah telah lengkap; tidak terjadi pengulangan)
Check for subject and verb (both present; neither repeated)

CONTOH KESALAHAN

– A mother she loves her children very much.
– Someone telling a story.

Kenapa bisa salah?

Pertama-tama, lupakan bahwa kita akan memulai pembahasan dari kalimat-kalimat panjang. Sebaliknya, kita akan mulai menulis kalimat dari komposisi yang paling sederhana. Semua kalimat panjang komposisinya terdiri dari minimal SUBYEK dan PREDIKAT.

Subyek harus merupakan KATA BENDA baik kata benda konkret (table, bus, stone), abstrak dan bentukkan (air, acceptance, politeness, instructor), dan nama/ kata ganti/ pronoun (I, you, he, Andy, Tommy, animals). Predikat bisa berupa kata kerja asli dan bentukkan (go, sleep, whiten, sharpen, encourage), kata kerja penghubung (to be), kata kerja pembantu/ auxiliaries (do, does, did), dan modal (will/ shall, can, may, might, must).

Pengembangan kalimat dilakukan dengan mengacu pada kedua unsur tersebut dan modifier yang digunakan harus sesuai dengan bentuk kata dan fungsinya, contoh: kata sifat (adjective) berfungsi untuk menjelaskan kata benda (noun) sedangkan kata keterangan (adverb) berfungsi untuk menerangkan kata kerja (verb).

Perhatikan uraian contoh kesalahan berikut ini.

1. A mother she / loves / her children very much.
S/ P/O

A mother dan she merupakan bentuk kata yang mengacu pada SUBYEK YANG SAMA! yaitu Dia (Perempuan). Keduanya muncul pada posisi SUBYEK dalam sebuah kalimat tunggal dan tentu saja hal ini DILARANG KERAS! Anda harus memilih salah satu yang sesuai, dan dalam konteks kalimat di atas menjadi: A mother loves her children very much.

2. Someone / telling / a story.
Noun Phrase

Someone telling a story adalah sebuah kelompok kata yang merupakan salah satu bagian kalimat (dalam hal ini sebagai noun phrase dan hanya dapat diposisikan sebagai Subyek maupun Obyek) sehingga agar menjadi sebuah kalimat utuh kelompok kata tersebut harus ditambah dengan kata atau unsur lain semisal:

Someone / is telling / a story atau Someone telling a story / is / my father.
S/ P/ O/ S/ P/ Complement
Kenapa bisa begitu? Perhatikan kata telling di atas. Kata tersebut bukan lah kata kerja. KATA KERJA BENTUK –ING SELALU MENSYARATKAN ADANYA TO BE (is, am, are, was, were, be, been). Lebih tepatnya telling diklasifikasikan sebagai GERUND atau PRESENT PARTICIPLE (pembahasan selengkapnya dapat Anda baca dalam Cek Kesalahan VERBAL). Sebagai Gerund, kata tersebut berfungsi sebagai kata benda (Noun) padahal kata benda tidak dapat menempati posisi predikat (kecuali pada konteks tertentu). Sebagai Present Participle kata tersebut berfungsi sebagai kata sifat (Adjective).

Untuk kalimat-kalimat pendek Anda mungkin akan dengan mudah mengenali jenis kesalahan ini. Namun untuk kalimat-kalimat panjang? Tunggu dulu, tidak semudah yang Anda bayangkan! Anda tidak akan berhadapan dengan subyek sederhana semisal contoh kesalahan di atas, belum lagi jika diksi yang digunakan tidak Anda kenal (dan Anda harus lebih banyak membaca!). Sekarang coba Anda urai dan kenali kesalahan komposisi pada kalimat berikut ini.

Nowadays, supplementary materials of major buildings in our country they are gradually maintained from a bulk of recycled ones.

Untuk mengurai kalimat panjang seperti di atas, Anda harus terlebih dahulu mampu membedakan bentuk-bentuk kata dan menyusunnya menjadi sebuah kalimat kompleks. Untuk menguasai bentuk-bentuk kata secara LIAR Anda perlu menyimak penjelasan tentang CEK VERBAL pada bagian Empat dan CEK BENTUK KATA (WORD FORM) pada bagian Enam.

Sekarang, mari kita bahas contoh kalimat panjang tersebut, tentunya Anda sekarang telah cukup LIAR untuk mengenali kesalahannya bukan?

Pengecekan Subyek dan Predikat pada kalimat-kalimat pendek tidak begitu menyulitkan, namun bila hal ini dilakukan pada kalimat-kalimat panjang mau tidak mau kita harus mampu menguraikan mana kelompok subyek, predikat, maupun obyek karena masing-masing kelompok biasanya berupa klausa atau frasa. Klausa adalah kelompok kata yang minimal terdiri dari Subyek dan Predikat berfungsi sebagai modifier (pengembang) Subyek, Predikat, Obyek, maupun Preposisi. Klausa berfungsi sebagai Noun, Adjective, dan Adverb. Sedangkan frasa adalah kelompok kata yang tidak memiliki hirarki S – P dan berfungsi sebagai satu kesatuan Subyek atau Predikat atau Obyek dalam sebuah kalimat.

Sekarang, coba Anda kembangkan kalimat-kalimat sederhana berikut:

We learn.
_____________________________________________________________

They sleep.
_____________________________________________________________

I run.
_____________________________________________________________

Download complete FREE TOEFL E-BOOK.

 
4 Comments

Posted by on March 19, 2011 in Lesson

 

4 responses to “10 Kesalahan yang pasti muncul dalam TOEFL

  1. makara

    October 8, 2011 at 04:11

    i have learned english for app. 12 years. But i`m still face difficulties when i wanna speaking or writing. Especially, listening. OMG!!

    http://makara393.blogspot.com/2011/10/top-1-oli-sintetik-mobil-motor.html#axzz1ZyfSTnee

     
    • MGMP BAHASA INGGRIS

      March 4, 2012 at 09:11

      The length of language learning period doesn’t guarantee someone, especially English learners, to master language, but the way of learners to learn does. It means that, the success of learners in mastering English depends on the learners themselves; how often you practice, and how well you motivate yourself. Although, at once, we’ll be facing lack of vocabulary and grammar, but lots of practice will enrich your mastery. Just try to write such of Diary, for example to train you writing. or try to speak English with your partners whenever you are. You can employ this such of technology to force you practice. Hopefully, this will be benefit. Good Luck!

       
  2. IVA OKTA RAHAYU

    May 14, 2011 at 20:55

    Ex. Of : NARATION
    WRITING I
    PEND. BAHASA INGGRIS 2010 / A

    There was story ,a year ago at a boarding school in Surabaya city, there was a little girl who was kind and friendly. Everyone in the cottage very liked her. Even the chairman of the foundation’s boarding school.
    But ,there was one of student who was not fond of the little girl. She was jealous of the good-0hearted little girl was.
    Pupils that did various things that should not be carried out by a student. She always wanted to harm the little girl.
    Several months have passed ,the little girl was tired ,because she always bothered students. Then ,she began talking with the student. The little girl spoke wisely ,and in the end that student understand ,and than student had to apologize for what ahe has been doing to the little girl. Even nowthey have been good friends. Now the little girl and the students were equally well liked.
    The little girl said ; “Be a good person and what it is. And not to envy anyone ,because envying is the attidwell of the devil ,do you want to be the devil . ??? ,Now we’ll be good friends forever”..
    Finally ,they were good friends and there will be no such thing as envying and hostility.

     

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: